Bangun Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung, China Disebut Tipu Indonesia

China disebut menipu Indonesia dalam pembangunan kereta api cepat Jakarta-Bandung.

China mengalahkan Jepang mejadi pemenang tender untuk proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung.

Namun, dilansir Pikiran-Rakyat.com dari YouTube Said Didu, ia menyebutkan jika Indonesia ditipu oleh proposal yang ditawarkan China.

Pada saat akan membangun kereta api cepat Jakarta-Bandung, Jepang menjadi negara pertama yang melakukan studi ke Indonesia.

Jepang menawarkan proyek pembangunan kereta api cepat Jakarta-Bandung tersebut membutuhkan dana sebesar USD 6,02 miliar dengan catatan tidak layak untuk dibangun.

Usai Jepang melakukan studi, China datang dengan harga yang lebih murah lagi yaitu USD 5,1 miliar.

Namun Indonesia disebutkan Said Didu menerima proposal tipu-tipu dari China.

Hal tersebut mengingat adanya perubahan yang dilakukan China dalam melaksanakan proyek pembangunan kereta api cepat Jakarta-Bandung.

“China melakukan beauty contest, siapa yang memliki proposal terbaik, dia yang berpeluang mendapatkannya. Namun, ternyata proposal punya China adalah proposal tipu-tipu,” kata Said Didu.

Semula, China menawarkan USD51,1 miliar, lalu berubah menjadi USD 6,2 miliar yang dinaikkan lagi menjadi USD 8,6 miliar.

Selain itu, China juga awalnya berkata tidak memerlukan jaminan dari pemerintah, tetapi pada kenyataannya, tetap meminta jaminan tersebut.

Hal tersebut, menjadi penilaian Said Didu jika Indonesia ditipu China.***

Foto: Ilustrasi kereta cepat Jakarta-Bandung. /Pixabay/Portraitor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *