Jawab Tudingan Adanya Kepentingan Politik, Riza Patria: Pihak Formula E yang Akan Melihat

Gelaran Formula E masih menjadi polemik bagi sebagian kalangan. Pasalnya, sejumlah pihak menuding jika gelaran Formula E di Jakarta ditunggangi oleh kepentingan politik.

Namun, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria tegas membantah adanya unsur politis terkait penyelenggaraan Formula E yang menjadi salah satu upaya dalam mendukung program Jakarta Langit Biru tanpa polusi.

“Gak ada, gak ada urusan politis, urusan Formula E itu urusan olahraga dan ini bagaimana kita mendukung Jakarta Langit Biru tanpa polusi,” katanya.

Riza Patria mengatakan bahwa pihak Formula E Operations Limited (FEO) meninjau pilihan sirkuit Formula E di Jakarta pada bulan Oktober 2021 sebagai pengganti Monas.

Pilihan lokasi akan disusun oleh pihak BUMD Jakarta Propertindo, serta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta.

“Ya, insyaallah, bulan ini. Kita tunggu, ya. Nanti pihak Formula E yang akan melihat pilihannya,” katanya.

Masih dari keterangan Wagub Jakarta, dari semua pilihan-pilihan yang ada, akan dipilih yang terbaik dengan mempertimbangkan sudut pandang teknis, kepentingan masyarakat, kepentingan ikon Jakarta, sponsor, dan sesuai dengan spesifikasi FEO.

Riza Patria memastikan sirkuit Formula E tidak di Monas, tetapi di lima lokasi pilihan lainnya seperti Senayan hingga lokasi Pulau Reklamasi (Pantai Kita Maju Bersama).

Sementara itu, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jakarta Propertindo memastikan gelaran Formula E tetap berlanjut dan tengah menyiapkan lima venue alternatif selain Monas untuk gelaran Formula E yang rencananya dilaksanakan pada 2022.

“Venue yang jelas bukan di Monas, itu saja clue-nya,” kata Direktur Pengembangan Bisnis JakPro Gunung Kartiko yang dikutip dari Antara, Rabu, 13 Oktober 2021.

Ia menjelaskan bahwa hal tersebut karena lokasi Formula E di Monas terkendala perizinan dari pemerintah pusat. Oleh karena itu, JakPro memutuskan mencari lokasi lainnya yang tetap menunjukkan ikon kota Jakarta.

“Banyak, ada lima alternatif karena Monas kayaknya agak berat dari sisi perizinan, jadi kami cari lokasi ikon Jakarta yang memang menunjukkan Jakarta,” ucapnya.

Meski demikian, ia enggan menyebutkan lima lokasi alternatif yang disediakan PT Jakpro, sebab lokasi alternatif akan disurvei terlebih dahulu oleh Formula E Operation (FEO) sebelum ditetapkan sebagai lokasi sirkuit.

“Nantinya gini, dari alternatif itu nanti FEO akan datang untuk survei, mapping semua. Baru akan ditentukan yang bagus, (misal) alternatif satu atau dua,” ujarnya.***

Foto: Satu mobil listrik yang bakal tampil di ajang Formula E. /Antara Foto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *