Kawal Kasus Cekcok Arteria dan Anggiat Pasaribu, Panglima TNI Datangkan Danpuspom TNI ke Soetta

Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa mengatakan pihaknya akan terbuka kepada siapa saja yang merasa memiliki masalah dengan anggota TNI.

Andika pun merasa pihaknya harus memberikan respons jika ada laporan yang datang padanya.

“Sesuai dengan keinginan kami, jadi kami juga harus terbuka. Apabila ada laporan dari pihak-pihak yang merasa, merasa memiliki masalah dengan anggota TNI ya, kami harus merespons,” kata Andika dalam tayangan video di kanal YouTube Kompas TV, Kamis (25/11/2021).

Pasalnya Andika mengaku tidak ingin jika ada pihak yang merasa TNI menutup diri pada tindakan yang mungkin dilakukan oleh anggota.

“Jadi jangan sampai seolah-olah kami menutup diri terhadap tindakan-tindakan yang mungkin, mungkin dilakukan oleh anggota,” ungkapnya.

Andika pun telah mendatangkan langsung Danpuspom TNI Laksamana Muda Nazali Lempo, ke Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta, pada Rabu (24/11/2021).

Kedatangan Danpuspom TNI ini pun sebagai salah satu bentuk keterbukaan TNI, yakni dengan monitoring kasus Arteia Dahlan dan Anggiat Pasaribu.

Lebih lanjut Andika juga berjanji pihaknya akan mengawal kasus perselisihan antara Arteia Dahlan dan Anggiat Pasaribu yang menjadi sorotan publik belakangan ini.

Andika berharap lewat masalah cekcok ini jangan sampai seolah-olah publik menilai TNI menutup diri.

“Semuanya benar-benar kita ikuti dan kita kawal, sehingga jangan sampai ada, apa ya, kesan seolah-olah kami tidak terbuka dan tidak kooperatif,” imbuhnya.

Anggiat Pasaribu Minta Maaf ke Ibunda Arteria Dahlan

Diwartakan Tribunnews.com sebelumnya, Anggiat Pasaribu akhirnya mencabut laporannya di Polresta Bandara Soekarno Hatta, Jakarta, Rabu (24/11/2021).

Seperti diketahui Anggiat membuat laporan polisi soal cekcoknya dengan ibunda dari anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan.

Alasan mencabut laporannya karena dia tak ingin memperpanjang masalah.

Ia pun menyampaikan permintaan maaf kepada ibunda Arteria Dahlan atas perbuatannya di Bandara Soekarno Hatta pada beberapa waktu lalu.

Anggiat mengaku sedang mengalami sakit gigi saat cekcok terjadi sehingga tidak bisa mengendalikan diri.

“Saya mencabut laporan, saya mengaku khilaf melakukan tindakan tersebut jadi gaduh jadi ramai dan yang diberitakan tidak semuanya begitu.”

“Saya di sini hanya ingin meminta maaf sebesar-besarnya kepada keluarga bapak Arteria Dahlan dan khusunya ibu yang bersiteru dengan saya pada saat kejadian itu.”

“Karena pada saat itu saya sedang sakit gigi dan juga buru-buru pipis. Tapi, apapun alasan saya itu saya minta maaf, ” kata Anggiat dikutip dari tayangan YouTube Metro TV, Rabu (24/11/2021).

Bahkan, Anggiat menyebut dirinya tidak bisa menahan efek dari masalahnya itu.

Dia kembali meminta maaf dan mengatakan tak ingin cekcoknya dengan Arteria melebar ke permasalahan lain.

“Saya minta tolong minta maaf kepada keluarga bapak Arteria khusunya ibundanya. Hanya itu aja.”

“Saya minta tolong ke depan saya jangan diplintir atau gimana. Saya enggak kuat.”

“Kepala saya sakit sekali. Ini memang tindakan saya, sekali lagi saya cuma minta maaf,” ucap dia.

Sebelumnya pertengkaran antara Ibu Arteria Dahlan dengan Anggiat itu terjadi di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin (22/11/2021).

Insiden adu mulut ini diketahui terjadi berawal dari kedua belah pihak hendak mengambil bagasi.

Rekaman cekcok antara keduanya pun viral di media sosial.

Dalam perseteruan tersebut, Anggiat bahkan sempat mengaku anggota keluarga dari Jenderal TNI.

Buntut dari cekcok, baik pihak Arteria maupun Anggiat saling melakukan pelaporan. [tribunnews]

Foto: Panglima TNI  Jenderal TNI Andika Perkasa menggelar video teleconference membahas kerja sama penanganan Covid-19 bersama kepala staf dan panglima angkatan darat (AD) dari 10 negara anggota ASEAN, Kamis, 9/7/2020. (TNI AD)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *