Rekannya Disinggung Usai Jual Nasi Goreng, Sejumlah Eks Pegawai KPK ‘Serbu’ Twitter Iwan Fals

Sejumlah mantan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ‘menyerbu’ akun Twitter musisi Iwan Fals yang menyinggung rekannya.

Sebelumnya, Iwan Fals menyinggung mantan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang banting setir menjadi penjual nasi goreng.

Pria yang dulu rajin mengkritik Pemerintah lewat musiknya tersebut mengaitkan olahan nasi goreng dengan tes wawasan kebangsaan (TWK).

“Padahal Nasi Goreng makanan khas Indonesia, berasal dari negri China sejak 4000SM. Makanan nomor 2 terenak setelah Rendang, Obama saja suka… kok bisa ya gak lolos TWK,” kata Iwan Fals, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari akun Twitter @iwanfals, Rabu, 13 Oktober 2021.

Unggahan itu pun tidak lepas dari tanggapan mantan pegawai KPK lainnya, yang membela rekan mereka dari Iwan Fals.

“Karena gak pakai micin Kang Iwan,” ujar Giri Suprapdiono, dikutip dari akun Twitter @girisuprapidono.

Mantan Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK tersebut juga menyematkan unggahannya yang lain terkait pekerjaan baru mantan pegawai KPK.

Dia menegaskan bahwa pekerjaan baru rekan-rekannya tersebut dibagikan bukan untuk memperlihatkan ‘penderitaan’ mereka.

“Kisah-kisah ini bukan untuk membuat senang koruptor dengan menyaksikan ‘penderitaan’ kami. Apalagi jadi sereceh pencitraan saja,” kata Giri Suprapdiono.

Dia menekankan bahwa kisah-kisah yang dibagikan tersebut merupakan terapi bangsa yang semakin langka dengan kejujuran dan kerja keras untuk sekadar mencari nafkah halal.

“Ini cara menampar kami, bagi pecinta kekuasaan,” ucap Giri Suprapdiono.

Selain Giri, mantan pegawai KPK lainnya, Yudi Purnomo Harahap juga ikut menanggapi unggahan Iwan Fals.

Bukannya protes, dia justru mempromosikan jualan nasi goreng milik Mantan Fungsional Biro Hukum KPK, Juliandi Tigor Simanjuntak tersebut.

“Ayo om @iwanfals cobain rasa nasi gorengnya bang Tigor, saya dan bang Novel @nazaqistsha sudah merasakannya, maknyus rasanya apalagi ada rempah-rempahnya, porsinya dijamin kenyang. Ditunggu ya om Iwan,” tutur Yudi Purnomo Harahap.***

Foto: Sejumlah mantan pegawai KPK berfoto di depan gedung Anti Corruption Learning Center (ACLC) KPK. / Antara/Desca Lidya Natalia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *