Sindir Luhut-Djamester, Amien Rais: Kalau Diskusi di Ruang Tertutup, Itu Bukan Debat, Tapi Kasak-Kusuk!

Tantangan diskusi tatap muka yang diterima Dosen senior Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Dr Djamester Simarmata dari Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, pada Kamis (11/6) disayangkan sejumlah pihak.

Salah satu sebab publik menyayangkan, lantaran diskusi atau debat tersebut digelar secara tertutup.

Salah satu pihak yang menyayangkan hal tersebut adalah mantan Ketua MPR RI Amien Rais.

Melalui akun Twitter pribadinya @Amien__Rais menyebutkan bahwa materi diskusi tentang utang negara tersebut sangat disayangkan jika digelar tertutup. Apalagi, diskusi tersebut digulirkan oleh perwakilan pemerintah yang sedianya dijadikan ajang transparansi atas kinerja pemerintah selama ini.

“Kalau mau gelar debat yang mendidik publik, debat dilakukan di ruang terbuka. Tidak boleh di ruang tertutup. Disaksikan oleh rakyat,” ujar Amien Rais, Jumat (12/6).

“Setidaknya debat tersebut memperkaya perspektif publik. Karena debat tersebut berkenaan kebijakan, maka publik berhak mengikuti,” imbuhnya menegaskan.

Menurut Amien Rais, jika debat berkaitan dengan kepentingan publik, apalagi materi yang dibahas berkaitan dengan hajat hidup orang banyak seharusnya digelar secara terbuka.

“Kalau debat di ruang tertutup, tidak ter-publish, itu bukan debat, tapi kasak-kusuk!” pungkasnya. []

Artikel Terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *